
Tenggarong, (5/05/2026) Menghadapi ancaman fenomena iklim El Niño yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bergerak cepat. Melalui Seksi KSDA Wilayah II Tenggarong, upaya mitigasi secara intensif langsung digalakkan di salah satu kawasan konservasi penting, yakni Cagar Alam (CA) Muara Kaman Sedulang.
Salah satu fokus utama dalam giat mitigasi ini adalah melakukan identifikasi dan pemetaan sumber daya pemadaman. Tim di lapangan menyisir dan memetakan titik-titik sumber air strategis di sepanjang aliran Sungai Kedang Kepala hingga Sungai Kedang Rantau. Pemetaan ini menjadi sangat vital agar saat terjadi situasi darurat, tim pemadam sudah memiliki roadmap yang jelas mengenai pasokan air terdekat, sehingga mobilisasi dan penanganan api dapat dilakukan secara cepat dan presisi.

Dengan adanya langkah mitigasi yang matang ini, diharapkan ekosistem cagar alam tetap terjaga dari ancaman kemarau ekstrem, sekaligus memastikan ruang hidup masyarakat sekitar tetap aman dan bebas dari bencana kabut asap.
Hai Sobat Konservasi, mari kita bersama-sama mendukung upaya ini. Sinergi dan kepedulian kita adalah kunci utama menjaga hutan tetap lestari dan masyarakat tetap aman.
Karena api tak mengenal batas. Hutan lestari, masyarakat Sejahtera!





