
KUTAI KARTANEGARA — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin mendekati kawasan Sekolah Hutan Jejak Pulang di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, memicu tindakan penyelamatan darurat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) bersama Yayasan Jejak Pulang bergerak cepat mengevakuasi 11 individu orangutan yang sedang menjalani proses rehabilitasi demi memastikan keselamatan satwa prioritas tersebut.

Meski berada di lokasi penampungan sementara, proses rehabilitasi tetap berlanjut tanpa terputus. Tim medis dan keeper terus memberikan pakan bernutrisi, memfasilitasi aktivitas harian, serta menyediakan enrichment untuk menjaga kondisi fisik dan perilaku alami orangutan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan seluruh satwa berada dalam kondisi sehat dan aman. Pemantauan intensif juga terus dilakukan untuk menjamin kesejahteraan mereka selama masa pengungsian.
Beberapa hari setelah evakuasi, para orangutan perlahan mulai beradaptasi dengan lingkungan kandang. Fase awal kepindahan sempat diwarnai rasa bingung, sesak, dan kecemasan pada satwa. Tim mengamati bahwa individu yang biasanya dapat hidup berdampingan dengan damai di hutan ternyata membutuhkan ruang pribadi yang lebih besar saat berada di dalam kandang, sehingga beberapa di antaranya menunjukkan rasa takut hingga sikap agresif.
Ketersediaan sarana yang terbatas, yakni enam kandang besar untuk 11 individu orangutan, menjadi tantangan harian bagi tim dalam menentukan penataan ruang yang tepat. Munculnya kebosanan dan frustrasi pada satwa menjadi perhatian utama pengelola di lokasi evakuasi.
Menghadapi situasi tersebut, tim BKSDA Kaltim dan Yayasan Jejak Pulang terus berupaya membenahi fasilitas kandang serta rutin memberikan enrichment bervariasi. Langkah ini perlahan membantu orangutan menemukan kembali kenyamanan dan ketenangan di tengah kondisi darurat. Seluruh pihak berharap penanganan karhutla dapat segera tuntas sehingga hutan tempat tinggal mereka kembali aman dan bebas dari ancaman asap maupun api.





